Siaran Pers Dewan Pimpinan Pusat Barisan Muda Penegak Amanat Nasional

Siaran Pers Dewan Pimpinan Pusat Barisan Muda Penegak Amanat Nasional
Siaran Pers Dewan Pimpinan Pusat
Barisan Muda Penegak Amanat Nasional 

Lebak - Bpanbanten.com || Dalam beberapa minggu terakhir, sejumlah aksi mahasiswa muncul sebagai respons terhadap berbagai kebijakan strategis pemerintah, khususnya terkait dinamika nilai tukar rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat serta pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Di tengah perkembangan tersebut, muncul berbagai spekulasi dan dugaan mengenai keterlibatan sejumlah kelompok politik dalam mendorong maupun memobilisasi gerakan mahasiswa.

Iswari Mukhtar Sekertaris Dewan Kehormatan DPP BMPAN ( Barisan Muda Penegak Amanat Nasional ), memandang bahwa dugaan keterlibatan kekuatan politik yang menunggangi aksi-aksi mahasiswa tersebut telah menimbulkan keresahan publik dan mencederai kemurnian gerakan tersebut. 

" BMPAN mengingatkan kekuatan politik itu dapat mengedepankan kepentingan negara di atas kepentingan kelompoknya, BMPAN berharap  adanya  konsistensi sikap politik sebagaimana yang sudah ditunjukkan selama ini oleh semua Partai Politik di DPR RI termasuk PDIP yang  telah menyampaikan secara terbuka dukungannya terhadap Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ".ujarnya (18 Jun 2026).

BMPAN menyayangkan apabila benar terdapat keterlibatan Partai Politik  dalam mendorong gerakan yang berorientasi pada tekanan politik terhadap pemerintah, hal tersebut berpotensi menimbulkan ambiguitas di ruang publik.

" Bagi BMPAN, konsistensi sikap politik dari semua Partai seperti PDI P dan yang lainnya merupakan faktor penting dalam menjaga stabilitas nasional. Kepastian dan stabilitas politik menjadi prasyarat utama bagi keberhasilan pembangunan serta pencapaian target kesejahteraan rakyat pada era pemerintahan Presiden Prabowo-Gibran ". Tambahnya.

BMPAN juga menilai bahwa berbagai tuntutan mahasiswa terkait pelemahan nilai tukar rupiah maupun implementasi Program Makan Bergizi Gratis telah mendapatkan respons yang memadai dari pemerintah. Dari sisi kebijakan moneter, langkah-langkah yang ditempuh otoritas telah berkontribusi terhadap penguatan nilai tukar rupiah dalam beberapa waktu terakhir serta mendorong perbaikan sentimen pasar yang tercermin dari pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Sementara itu, dari sisi fiskal, pemerintah tetap menunjukkan komitmen terhadap disiplin anggaran dengan menjaga defisit APBN berada di bawah batas aman sebesar 3% PDB. Dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, pemerintah juga terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan tata kelola, termasuk penertiban terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak menjalankan tugas sesuai ketentuan.

Atas dasar tersebut, BMPAN berpandangan bahwa pemerintah telah menunjukkan respons yang konstruktif terhadap berbagai aspirasi dan kritik yang berkembang di masyarakat. Oleh karena itu, berbagai pihak diharapkan dapat mengedepankan objektivitas dalam melihat perkembangan ekonomi nasional yang saat ini juga dipengaruhi oleh dinamika dan ketidak pastian ekonomi global.

BMPAN mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk partai politik baik yang berada di dalam maupun di luar parlemen, untuk turut menciptakan iklim politik yang kondusif, menjaga kepastian politik nasional, serta mengedepankan kepentingan bangsa di atas kepentingan kelompok. Stabilitas politik yang terjaga akan menjadi fondasi penting bagi kelancaran pembangunan dan percepatan terwujudnya kesejahteraan rakyat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pungkasnya.

FIK