Remaja yang Hanyut di Kali Baru Batuceper Ditemukan Meninggal Dunia

 

Remaja yang Hanyut di Kali Baru Batuceper Ditemukan Meninggal Dunia
Remaja yang Hanyut di Kali Baru Batuceper Ditemukan Meninggal Duni

TANGERANG – Bpanbanten.com || Setelah pencarian intensif selama dua hari, tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan Airlangga Febrian (13), remaja yang dilaporkan hanyut di Kali Baru, Jalan Maulana Hasanudin, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (10/3/2026) siang.

Kapolsek Batuceper, Kompol Gunawan, mengonfirmasi bahwa jasad korban ditemukan sekitar pukul 11.10 WIB. "Tim gabungan berhasil menemukan korban dalam posisi telungkup di pinggir kali bawah Jembatan Ampera, Poris Gaga, tersangkut di antara rerumputan," ujar Kompol Gunawan saat memimpin apel konsolidasi di lokasi.


Peristiwa memilukan ini bermula pada Senin (9/3) sekitar pukul 16.00 WIB. Korban, yang merupakan siswa kelas 7 SMPN 26 Tangerang, saat itu sedang melihat kondisi banjir di aliran Kali Baru bersama rekannya, Salman (11).

Tragedi terjadi ketika Salman terpeleset dan jatuh ke sungai yang arusnya sedang deras. Melihat temannya dalam bahaya, Airlangga secara spontan berusaha menolong. Namun malang, meski Salman berhasil menyelamatkan diri ke tepian, Airlangga justru terseret arus sungai yang kuat dan dinyatakan hilang.

Operasi pencarian melibatkan sedikitnya 35 personel gabungan yang terdiri dari Polsek Batuceper, Basarnas, Damkar Kota Tangerang, Koramil Batuceper, hingga Trantib Kecamatan.

Pencarian dimulai sejak Senin sore dan dilanjutkan kembali pada Selasa pagi pukul 08.00 WIB dengan menyisir aliran sungai dari titik awal kejadian hingga ke Kali Mookevart. Setelah penyisiran manual dan menggunakan perahu, tim akhirnya mengevakuasi korban yang berjarak cukup jauh dari titik awal tenggelam.

Usai dievakuasi, jenazah Airlangga langsung dibawa ke rumah duka di kawasan Cipondoh Makmur. Pihak keluarga menyatakan keberatan untuk dilakukan autopsi dan telah menerima kejadian ini sebagai musibah murni.

"Pihak keluarga sudah membuat surat pernyataan. Rencananya, jenazah akan segera dibawa ke kampung halaman di Majalengka, Jawa Barat, untuk dimakamkan," tambah Kompol Gunawan.

Keluarga korban menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh tim gabungan yang telah bekerja tanpa kenal lelah sejak hari pertama pencarian.

Ari