Mesin Pencacah Plastik Milik Bumdes Desa Ciuyah Diduga Raib

Mesin Pencacah Plastik Milik BUMDES Desa Ciuyah Diduga Raib
Mesin Pencacah Plastik Milik BUMDES Desa Ciuyah Diduga Raib  
Lebak - Bpanbanten.com || Mesin pencacah plastik aset BUMDES (Badan Usaha Milik Desa), desa Ciuyah Kecamatan Sajira kabupaten Lebak diduga raib entah kemana sehingga menimbulkan polemik dikalangan masyarakat setempat.

Menurut salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya menerangkan bahwa mesin pencacah plastik sebagai aset dari BUMDES yang dianggarkan oleh kepala desa periode terdahulu kini sebagian diduga hilang tanpa jejak dan hanya menyisakan alat pencacahnya saja tanpa mesin penggeraknya dan itu pun dalam kondisi berkarat tidak terawat.

"Mesin pencacah plastik aset BUMDES periode pemerintahan terdahulu didesa kami diduga raib tidak jelas dan hanya menyisakan kotak besi pencacahnya saja tanpa mesin penggeraknya", ungkapnya.Selasa(10/3/2026).

Padahal tujuan dari BUMDES tersebut pastinya untuk peningkatan ekonomi dari pengelolalaan potensi desa, namun karena tidak dimanfaatkan dengan baik akibat dari adanya pergantian kepemimpinan, maka peralatan BUMDES tersebut akhirnya menjadi mubajir bahkan diduga banyak yang hilang alias raib.Berdasarkan hal itu maka diminta pihak Dinas Intansi terkait turun tangan langsung untuk lakukan pemeriksaan dengan seksama sehingga aset - aset berharga milik desa tersebut tidak benar-benar hilang.

"Pihak Dinas Terkait harus segera turun tangan untuk menyelamatkan aset -aset tersebut agar tidak hilang", pungkasnya.

Sementara Madyudin Kepala Desa Ciuyah kecamatan Sajira Kabupaten Lebak Banten ketika dikonfirmasi via pesan Whats Up (WA) membantah bahwa mesin pencacah plastik milik BUMDES periode pemerintahan sebelum dirinya menjabat tersebut telah hilang.Karena menurutnya mesin pencacah tersebut masih ada dalam kondisi lengkap semuanya, hal itu karena sebelumnya juga dirinya telah mendapat surat dari DPMD kabupaten Lebak untuk menginpestigasi keberadaan BUMDES didesanya.Setelah itu karena BUMDES sudah tidak berjalan alias bangkrut maka ia berinisiatip untuk melakukan penyimpanan atau pengamanan mesin-mesin tersebut, salah satunya disimpan di gudang miliknya pribadi.

"Semuanya masih lengkap dan sudah diperiksa oleh pihak DPMD Kabupaten Lebak dan BPD Desa Ciuyah, serta mesin - mesinnya itu disimpan digudang milik saya"Tutupnya.

FIK