Wujudkan Mimpi Hunian Layak, Karang Taruna dan Dinsos Lebak Sulap ‘Rumah Rapuh’ di Margajaya Jadi Harapan Baru

Wujudkan Mimpi Hunian Layak, Karang Taruna dan Dinsos Lebak Sulap ‘Rumah Rapuh’ di Margajaya Jadi Harapan Baru
Wujudkan Mimpi Hunian Layak, Karang Taruna dan Dinsos Lebak Sulap ‘Rumah Rapuh’ di Margajaya Jadi Harapan Baru
LEBAK – Bpanbanten.com || Di balik rimbunnya perbukitan Desa Margajaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Ibu Surniah dan Ibu Santinah selama bertahun-tahun harus berkawan dengan cemas. Setiap kali mendung menggelayut, ruang tamu mereka bukan lagi tempat berlindung, melainkan sumber ketakutan akan atap yang bocor dan dinding yang nyaris roboh.

Namun, penantian panjang mereka akan hunian yang manusiawi akhirnya menemui titik terang.

Karang Taruna Kabupaten Lebak, berkolaborasi dengan Karang Taruna Provinsi Banten dan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Lebak, secara resmi meninjau langsung proses rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik kedua warga tersebut pada Minggu (1/2/2026). Langkah ini bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan aksi nyata pemuda dalam mengintervensi kemiskinan ekstrem di akar rumput.

Panggilan Moral dan Gotong Royong
Ketua Karang Taruna Provinsi Banten, Yudi Budi Wibowo, menegaskan bahwa setiap warga negara berhak atas tempat tinggal yang aman.
“Hunian layak bukan sebuah kemewahan, melainkan hak dasar. Karang Taruna hadir bukan untuk sekadar melihat, tetapi untuk bergerak dan bertindak. Kami ingin memastikan pemuda menjadi garda terdepan dalam membangun harapan masyarakat yang selama ini terpinggirkan,” tegas Yudi.

Senada dengan itu, Ketua Karang Taruna Kabupaten Lebak, H. Kuncoro, menyebutkan bahwa rehabilitasi ini adalah jawaban atas persoalan nyata di lapangan. Ia berharap, transformasi bangunan ini diikuti dengan peningkatan kualitas hidup para penghuninya.
“Rumah ini nantinya akan diresmikan oleh Ketua Karang Taruna Provinsi Banten sebagai simbol kolaborasi dan kerja nyata pemuda bagi pembangunan sosial di Lebak,” tambah Kuncoro.

Hadirnya pemerintah daerah melalui Dinas Sosial memperkuat validitas bantuan ini. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lebak, Lela Gifty, menjelaskan bahwa meskipun urusan teknis perumahan ada di dinas terkait lainnya, Dinsos berperan memastikan aspek stimulan dan kesejahteraan sosial warga terpenuhi.
“Kami hadir untuk memastikan bantuan ini tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi penerima manfaat. Kolaborasi dengan Karang Taruna adalah bentuk sinergi yang luar biasa untuk mempercepat pengentasan masalah sosial,” ujar Lela.

Kepala Desa Margajaya, Nurjaman, tak dapat menyembunyikan rasa harunya. Menurutnya, masih banyak warga di wilayahnya yang membutuhkan uluran tangan serupa. Ia berharap langkah ini menjadi awal dari program-program berkelanjutan lainnya.

“Kami sangat bersyukur. Semoga bantuan ini tidak hanya menjadi bangunan fisik, tapi juga membangun kembali martabat dan rasa aman bagi Ibu Surniah dan Ibu Santinah,” ungkap Nurjaman.

Melalui program rehabilitasi RTLH ini, Karang Taruna dan Dinas Sosial Lebak membuktikan bahwa dengan semangat gotong royong, rumah-rumah yang dulunya rapuh kini perlahan tumbuh menjadi pondasi kehidupan yang lebih layak dan bermartabat.

FIK
Editor : Ari