Th 2024 Di Rehab Gedung SDN 2 Giriharja Cipanas Lebak Banten Kini Terancam Roboh

Th 2024 Di Rehab Gedung SDN 2 Giriharja Cipanas Lebak Banten Kini Terancam Roboh
Belum lama direhabilitasi gedung sekolah di SDN 2 Giriharja yang berada di Kecamatan Cipanas Kabupaten Lebak Banten kini kondisinya terancam roboh

Lebak - Bpanbanten.com || Belum lama direhabilitasi gedung sekolah di SDN 2 Giriharja yang berada di Kecamatan Cipanas Kabupaten Lebak Banten kini kondisinya terancam roboh mengancam keselamatan murid dan para gurunya.

Menurut salah seorang wali murid yang tidak mau disebutkan namanya mengungkapkan bahwa kondisi gedung sekolah tempat anaknya belajar kini terancam roboh dan mengancam keselamatan murid dan para guru yang ada di dalamnya.

"Keselamatan anak kami terancam saat belajar akibat gedung sekolah yang terancam roboh", ungkapnya (26/02/2026).

Lebih lanjut ia menerangkan bahwa kondisi gedung sekolah tersebut pernah di rehabilitasi pada tahun 2024 lalu, akan tetapi diduga akibat lemahnya pengawasan kini gedung sekolah tersebut justru malah rusak.Kerusakanya dapat terlihat langsung pada retakan besar pada dinding dalam ruang kelas yang tembus antar ruang kelas, selain itu juga dapat terlihat dari tiang-tiang depan yang melengkung bahkan ada yang retak-retak.

"Sekolah itu belum lama direhab tapi kini sudah retak parah mungkin akibat lemah pengawasan pada saat pelaksanaanya", tambahnya.

Berdasarkan kondisi tersebut ia selaku orang tua murid meminta kepada pemerintah Kabupaten Lebak melalui Dinas Pendidikan untuk segera turun langsung lakukan pengecekan kondisinya agar dapat melakukan pencegahan atau perehaban kembali sebelum jatuh korban jiwa.

"Silahkan Pemerintah turun untuk mengecek langsung ke sekolah ini dan mengambil tindakan nyata untuk mencegah jatuhnya korban jiwa", pungkasnya.

Senada diakui Sunarjaya Kepala Sekolah SDN 2 Giriharja bahwa empat ruang kelas di sekolahnya yang di rehabikitasi tahun 2024 kini mengalami kerusakan parah dapat terlihat dari dinding-dinding ruang kelas yang retak parah, diduga kerusakan tersebut akibat pergeseran tanah.

"Betul empat ruang kelas yang di rehab tahun 2024 kini sudah rusak kembali diduga akibat pergeseran tanah", pungkasnya.

FIK