![]() |
| Gudang Pestisida di Taman Tekno Terbakar, Kerugian Capai Rp2 Miliar dan Cemari Sungai Jaletreng |
TANGERANG SELATAN – Bpanbanten.com || Sebuah kebakaran hebat melanda gudang penyimpanan bahan kimia pestisida di kawasan pergudangan Taman Tekno, Blok K3, Kelurahan Setu, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan pada Senin (9/2) dini hari. Meski tidak memakan korban jiwa, insiden ini memicu kekhawatiran serius terkait dampak lingkungan pada aliran sungai di sekitar lokasi.
Api dilaporkan mulai berkobar pada dini hari saat kondisi kawasan sedang sepi. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan segera mengerahkan 14 unit armada pemadam ke lokasi kejadian.
Proses pemadaman berlangsung cukup alot. Petugas di lapangan menghadapi kendala besar karena material yang tersimpan di dalam gudang merupakan bahan insektisida yang bersifat sangat mudah terbakar (flammable). Setelah berjuang selama beberapa jam, petugas akhirnya berhasil melokalisir api agar tidak merambat ke blok pergudangan lainnya.
Pasca-kebakaran, warga di sekitar aliran Sungai Jaletreng (anak sungai Cisadane) melaporkan adanya perubahan kondisi air yang drastis. Sisa air pemadaman yang telah bercampur dengan zat kimia pestisida diduga mengalir ke saluran drainase dan mencemari sungai.
Berdasarkan laporan di lapangan, dampak pencemaran tersebut meliputi:
Perubahan Warna: Air sungai berubah warna menjadi keruh dan tidak wajar.
Aroma Menyengat: Tercium bau kimia tajam yang mengganggu pernapasan warga sekitar.
Ekosistem Rusak: Ditemukan fenomena ribuan ikan mati yang mengapung di sepanjang aliran sungai.
Pihak pengelola gudang memperkirakan kerugian materiil akibat kejadian ini mencapai Rp2 miliar, mencakup bangunan dan seluruh stok bahan kimia yang siap edar.
Kapolsek Setu menyatakan bahwa pihaknya telah memasang garis polisi di lokasi kejadian.
Galih

