Wakapolri Letakkan Batu Pertama Rumah Ibadah di SMA Kemala Taruna Bhayangkara: Simbol Indahnya Toleransi dan Persaudaraan

Wakapolri Letakkan Batu Pertama Rumah Ibadah di SMA Kemala Taruna Bhayangkara: Simbol Indahnya Toleransi dan Persaudaraan
Wakapolri Letakkan Batu Pertama Rumah Ibadah di SMA Kemala Taruna Bhayangkara: Simbol Indahnya Toleransi dan Persaudaraan
Bandung - Bpanbanten.com || 13 November 2025 Sebuah momen bersejarah dan penuh makna terjadi hari ini di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor! Wakapolri Komjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo dengan bangga memimpin peletakan batu pertama rumah ibadah non-Muslim di kawasan pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara. Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tapi juga fondasi bagi nilai-nilai toleransi dan kebhinekaan di kalangan generasi muda!
 
Didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan, para petinggi Polri, Forkopimda Kabupaten Bogor, serta tokoh lintas agama dan masyarakat, Wakapolri menunjukkan komitmen Polri dan Yayasan Kemala Bhayangkari dalam merajut persatuan.
 
Bayangkan, dalam satu kawasan pendidikan akan berdiri empat rumah ibadah: Gereja Protestan dan Katolik (masing-masing 90 m²), serta Vihara dan Pura (masing-masing 36 m²). Peletakan batu pertama oleh Wakapolri bersama tokoh lintas agama menjadi simbol betapa indahnya persaudaraan dan penghormatan terhadap perbedaan.
 
Tak hanya itu, Wakapolri juga meresmikan Masjid An-Nahdah Suhanda yang megah, seluas 4.854 m² dengan kapasitas 976 jamaah. "Dengan membangun berbagai rumah ibadah di satu kawasan, kita tanamkan nilai toleransi sejak dini. Keberagaman adalah kekuatan kita!" tegas Wakapolri.
 
Acara yang dihadiri 180 undangan ini juga diwarnai bakti sosial dan santunan untuk anak yatim serta warga sekitar. Ini adalah wujud nyata kepedulian sosial dan rasa syukur atas kemajuan pembangunan sekolah yang luar biasa ini.
 
Polri dan Yayasan Kemala Bhayangkari sekali lagi membuktikan komitmen mereka untuk membangun lembaga pendidikan unggulan yang berkarakter Bhayangkara, menjunjung tinggi toleransi, persatuan, dan kemanusiaan. Mari kita dukung terus upaya mulia ini

RED

Editor : Ari