![]() |
Polda Metro Jaya Ungkap Kasus Penembakan: Dari Upaya Pencurian Hingga Sengketa Lahan |
Jakarta – Bpanbanten.com || Dua kasus penembakan menggemparkan Jakarta dalam waktu singkat berhasil diungkap oleh Polda Metro Jaya. Satu nyawa melayang akibat aksi keji ini, dengan latar belakang yang berbeda: dari percobaan pencurian hingga konflik lahan yang memanas.
Di Cakung, Jakarta Timur, seorang hansip bernama AS meregang nyawa saat menjalankan tugas ronda malam pada Sabtu (8/11) dini hari. Dua pelaku, Pam Saputra dan Romaja alias Roma, berhasil diringkus dalam waktu kurang dari setengah hari. Keduanya diduga hendak mencuri sepeda motor sebelum akhirnya menembak korban yang berusaha menghalangi aksi mereka. Romaja ditangkap saat mencoba kabur ke Lampung, sementara Pam Saputra diamankan di Cipayung.
Sementara itu, kasus kedua terjadi di Tanah Abang, Jakarta Pusat, dengan korban seorang pengacara bernama WA. Unit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil menangkap HD (37), pelaku penembakan yang ternyata dipicu oleh sengketa lahan yang terjadi sejak akhir Oktober lalu. Kombes Pol Imam Imanuddin menjelaskan bahwa pelaku menggunakan senjata api ilegal jenis FN kaliber 9 mm yang diperoleh dari seorang rekan asal Timor Leste. Polisi masih menyelidiki asal-usul senjata tersebut.
AKBP Abdul Rahim menambahkan, insiden bermula dari keributan antara dua kelompok yang berseteru di lahan tersebut. Saat situasi mencapai puncak ketegangan, HD, yang berada di pihak penjaga lahan, melepaskan tembakan yang mengenai korban. HD kini terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara.
RED
Editor : Ari
