Jembatan Tak Kunjung Diperbaiki Warga Warga Dua Desa Open Donasi

Jembatan Tak Kunjung Diperbaiki  Warga Warga Dua Desa Open Donasi
Jembatan Tak Kunjung Diperbaiki 
Warga Warga Dua Desa Open Donasi
Lebak - Bpanbanten.com || Akibat tidak kunjung diperbaiki pemerintah, warga didua desa dikecamatan Sobang Kabupaten Lebak Banten gelar open donasi untuk memperbaiki jembatan utama penghubung antar desa - desa dikecamatan Sobang.

Diungkapkan Agun Balak tokoh pemuda desa Sukamaju kecamatan Sobang, sebagai bentuk rasa prihatin akibat jembatan utama penghubung antar desa - desa yang keseluruhan terbuat dari besi telah mengalami kerusakan sangat parah dan banyak makan korban dan jembatan tersebut juga sebagai akses utama anak - anak untuk menuju kesekolah, seluruh pengguna terutama masyarakat dikedua desa yaitu desa Sukamaju dan desa Ciparasi adakan open donasi untuk memperbaiki jembatan tersebut.

" Karena kerusakannya sudah sangat parah dan setiap hari makan korban luka, maka kami sepakat untuk lakukan perbaikan mandiri dengan cara swadaya adapun bagi masyarakat yang mau ikut bantu kami dipersilahkan karena sudah open donasi ", ungkapnya.(Senin 2 Nov 2026 )

Lebih lanjut ia menerangkan hingga saat ini dana yang terkumpul sudah mencapai sebesar tujuh juta rupiah.Adapun perbaikan utamanya pada lantai jembatan dengan mengganti pelat - pelat besinya hal itu karena sudah mengalami pengeroposan parah dan sebagai penyebab utama terjadi kecelakaan.

" Kami utamakan perbaikan pada pelat besi lantai karena sudah banyak bolong dan keropos dan penyebab utama kecelakaan ", tambahnya. 

Dan bagi siapapun masyarakat baik yang berada didesa - desa dikecamatan Sobang maupun diluar kecamatan Sobang maka dipersilahkan dengan cara menghubungi pada no kontak yang sudah tertera.

Sementara Adi salah seorang warga asal Kecamatan Sobang juga berkomentar bahwa dengan diperbaikinya jembatan besi yang sudah rusak parah secara swadaya itu membuktikan ketidak pedulian dari pemerintah kabupaten Lebak terhadap kebutuhan poko warga yang berada dipelosok, yang pada akhinya tetap warga lah yang bergotong royong secara swadaya.

" Pemerintah Kabupaten Lebak tidak peduli pada kami warga yang ada dipelosok terkait dengan dibiarkanya jembatan besi sepanjang kurang lebih empat puluh meter ini  ", pungkasnya.

(Fik)