![]() |
| TMMD ke-130 Kodim 0603/Lebak Resmi Dibuka di Citorek Tengah, TNI dan Pemkab Bersinergi Bangun Desa |
Lebak - bpanbanten.com || Semangat membangun negeri dari desa kembali digaungkan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 yang digelar Kodim 0603/Lebak di Desa Citorek Tengah, Kabupaten Lebak, Selasa (13/10/2026). Program ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat demi mendorong pemerataan pembangunan hingga pelosok desa.
TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wujud nyata pengabdian TNI kepada rakyat, dengan harapan mampu membuka akses pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh warga.
Melalui kolaborasi lintas sektor, pembangunan desa diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran. Kehadiran TMMD menjadi salah satu upaya untuk mendukung pemerataan pembangunan sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Dihadiri Unsur Forkopimda dan Sejumlah OPD Kabupaten Lebak
Pembukaan TMMD ke-130 di Desa Citorek Tengah turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lebak serta sejumlah perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD).
Di antaranya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, serta Dinas Pertanian Kabupaten Lebak.
Kehadiran berbagai unsur pemerintah tersebut mencerminkan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam mendukung keberhasilan program TMMD. Sinergi antara TNI dan pemerintah daerah diharapkan mampu mempercepat pembangunan infrastruktur, mendukung pelayanan dasar, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah perdesaan.
Kolaborasi ini juga diharapkan memastikan bahwa pembangunan yang dilaksanakan sesuai kebutuhan masyarakat dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Tak Hanya Bangun Infrastruktur, TMMD Hadirkan Kegiatan Sosial
Pembukaan TMMD ke-130 di Kabupaten Lebak juga dirangkaikan dengan berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat. Agenda tersebut meliputi penyerahan bantuan sosial secara simbolis, pelayanan pengobatan massal, serta donor darah.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kepedulian TNI bersama pemerintah daerah terhadap kondisi sosial dan kesehatan masyarakat.
Bantuan sosial diharapkan dapat membantu warga yang membutuhkan, sementara pelayanan pengobatan massal dan donor darah menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap kesehatan serta semangat saling membantu di tengah masyarakat.
Dengan demikian, pelaksanaan TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga memperkuat nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan gotong royong.
Danrem 064/MY: Pembangunan Harus Dimulai dari Desa
Danrem 064/MY Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, S.Sos., M.M., menekankan pentingnya pembangunan yang berorientasi pada pemerataan dan kebermanfaatan bagi masyarakat.
Menurutnya, desa merupakan bagian penting dalam pembangunan nasional. Karena itu, program TMMD diharapkan mampu menghasilkan perubahan nyata yang dapat dirasakan langsung oleh warga.
Ia juga berharap seluruh rangkaian pekerjaan dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Dukungan berbagai pihak diharapkan mampu memperlancar pelaksanaan kegiatan, bahkan membuka peluang untuk menghasilkan pembangunan yang lebih baik dan bermanfaat.
Prinsip pembangunan dari desa, menurut pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, harus diikuti dengan kesinambungan agar hasilnya dapat dipelihara dan dilanjutkan oleh pemerintah daerah.
“Prinsipnya, kita membangun negeri dari desa. Harapannya, apa pun hasil pembangunan ini nantinya dapat dilanjutkan oleh pemerintah daerah sehingga manfaatnya terus dirasakan masyarakat,” demikian inti pesan yang disampaikan Danrem.
Dandim 0603/Lebak Apresiasi Dukungan TNI AD dan Pemkab Lebak
Sementara itu, Dandim 0603/Lebak Letkol Inf I Gede Mahendra Subrata, S.I.P., M.I.P., M.Sc., menyampaikan terima kasih kepada TNI Angkatan Darat dan Pemerintah Kabupaten Lebak atas dukungan serta kepercayaan yang diberikan kepada Kodim 0603/Lebak untuk melaksanakan program TMMD.
Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam menyukseskan program pembangunan yang menyasar kebutuhan masyarakat di wilayah perdesaan.
Ia berharap pelaksanaan TMMD ke-130 dapat berjalan optimal, tepat sasaran, dan memberikan dampak positif bagi warga. Keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari selesainya pekerjaan fisik, tetapi juga dari sejauh mana hasil pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Partisipasi masyarakat juga menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran program. Dengan semangat gotong royong dan rasa memiliki, hasil pembangunan diharapkan dapat dijaga, dipelihara, serta dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Membangun Desa, Menguatkan Masa Depan
Pelaksanaan TMMD ke-130 Tahun Anggaran 2026 menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan yang merata.
Kehadiran unsur Forkopimda dan sejumlah OPD Kabupaten Lebak diharapkan semakin memperkuat koordinasi lintas sektor sehingga pelaksanaan program dapat berjalan sesuai sasaran dan kebutuhan masyarakat.
TMMD juga menjadi pengingat bahwa pembangunan nasional tidak hanya berpusat di perkotaan, tetapi harus menjangkau desa-desa yang membutuhkan peningkatan akses infrastruktur dan pelayanan dasar.
Dengan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat, program TMMD ke-130 diharapkan mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Desa Citorek Tengah dan wilayah sekitarnya.
TMMD bukan hanya tentang membangun jalan dan fasilitas, tetapi juga membangun harapan, memperkuat kebersamaan, serta meneguhkan komitmen bahwa kemajuan Indonesia harus dirasakan hingga pelosok desa.
(FIK)
