Jembatan Cikuning Sobang Terus Makan Korban, Bila Pemkab Tidak Mampu Akan Digotong Royongkan

Jembatan Cikuning Sobang Terus Makan Korban, Bila Pemkab Tidak Mampu Akan Digotong Royongkan
Jembatan Cikuning Sobang Terus Makan Korban, Bila Pemkab Tidak Mampu Akan Digotong Royongkan
Lebak - Bpanbanten.com || Jembatan Cikuning yang merupakan salah satu jembatan utama penghubung antar desa - desa dikecamatan Sobang Kabupaten Lebak Banten atau tepatnya diantara desa Ciparasi dengan desa Sukamaju saat ini kerusakanya makin parah dan terus akibatkan jatuhnya korban.

Agun Balak tokoh pemuda asal desa Sukamaju kecamatan Sobang disela kesibukanya, menerangkan bahwa kerusakan pada jembatan besi sepanjang tiga puluh lima meter lebih kondisinya semakin parah, hal itu akibat badan jembatan yang terbuat dari besi dan plat besi tersebut telah mengalami pengeroposan di beberapa bagian vital terutama pada bagian lantai jembatan yang terbuat dari pelat besi kini telah keropos dan menipis sehingga akhinya banyak yang jebol bolong.

" Keseluruhan badan jembatan terbuat dari besi tapi karena termakan usia akhinya mengalami pengaratan dan rusak berat, pelat besi lantai banyak yang bolong akhirnya banyak warga yang melintas menjadi korban terperosok dengan luka yang cukup serius ",  terangnya.Jumat (9/10/2026).

Dengan kondisi rusak parah jembatan tersebut menurut Agun selama ini masyarakat di kedua desa tidak berhenti lakukan perbaikan menambal dengan mengelas pelat besi lantai jembatan yang bolong secara suwadaya tapi karena kerusakanya sangat parah maka perbaikan yang dilakukan masyarakat menjadi percuma karena pelat besi lantainya semakin banyak yang jebol juga.

Oleh karena itu kami berharap kepada pemerintah Kabupaten Lebak maupun pemerintah Provinsi Banten agar peduli dengan segera membangun kembali jembatan tersebut karena setiap hari selalu ada saja yang menjadi korban terperosok terutama saat melintas dimalam hari.

" Mudah - mudahan pemerintah masih peduli pada kebutuhan dan keselamatan kami ", tambahnya dan saat ini juga sebagian besar masyarakat sudah mulai mengajak untuk melakukan perbaikan secara total dengan cara bergotong royong tutupnya.

Senada diungkapkan Enur salah seorang siswi SMP bahwa kerusakan pada jembatan tersebut sudah sangat parah dan berbahaya karena pelat besi lantainya banyak yang telah keropos dan sudah bolong parah. 

" Ini jembatan utama bagi ratusan murid menuju sekolah disana ada dua SD, SMPN, MTS, Aliah dan SMKN, jadi bila terus dibiarkan maka kami juga akan menjadi korban ", pungkasnya.

(FIK)