Longsor Badan Jalan Provinsi Banten Diduga akibat Ulah Gurandil

Longsor Badan Jalan Provinsi Banten Diduga akibat Ulah Gurandil
Longsor Badan Jalan Provinsi Banten Diduga akibat Ulah Gurandil
Lebak - Bpanbanten.com || Diduga akibat ulah Gurandil ( pelaku penambang tanpa ijin ) jalan provinsi jalur jalan Cipanas - Ciparay Citorek alami longsor pada bagian kolong badan jalan sehingga kondisi jalan rawan terputus dan beresiko akibatkan kecelakaan.

Kondisi badan jalan rabat beton yang berada di sekitaran blok Cirotan, Hatemi arah dari Citorek menuju Warung banten kini alami rusak berat, terutama pada bagian kolong jalannya diduga akibat ulah dari Gurandil yang sengaja menggali lobang untuk mencari emas, hal itu diungkapkan oleh Ade warga asal kecamatan Cibeber.

" Longsor kolong jalan beton itu akibat ulah gurandil yang sengaja menggali lobang di bawsh jalan ", ungkapnya.(9/9/2026). 

Lebih lanjut ia menerangkan bahwa sudah bukan rahasia lagi di blok tersebut terdapat banyak lobang - lobang Peti ( pertambangan tanpa ijin ) baik yang berada tepat dibukit- bukit sepanjang jalur jalan tersebut, dan bahkan ada beberapa Gurandil yang sengaja dengan bebas menggali tepat di tepi jalan dan kolong jalan, dan akibatnya kini jalan utama tersebut terancam putus.

" Kelakuan Gurandil disitu dengan bebas menggali lobang - lobang mencari batuan emas dan kondisi itu sudah bukan rahasia lagi sangat aneh ", tambahnya.

Dan patut diketahui juga jalur jalan itu merupakan jalur jalan utama aktivitas seluruh masyarakat yang menuju Lebak selatan atau sebaliknya dan pastinya merupakan jalur jalan wisata untuk menuju objek wisata yang ada di Lebak selatan, jadi jalur jalan tersebut merupakan jalur jalan utama sangat vital.

" Ngeri sekali bila tiba - tiba putus saat dilintasi ", tambahnya lagi.

Adapun sebelumnya telah diadakan gotong royong besar di titik badan jalan yang rusak tersebut oleh warga beberapa desa yang dihadiri juga oleh pihak Kecamatan Cibeber, Kepolisian dan dari anggota Koramil juga mungkin sebagai antisipasi agar kerusakanya semakin parah dan fatal.

" Akibat kerusakan jalan beberapa waktu lalu diadakan gotong royong " ucapnya.

Agar tidak terjadi hal - hal yang tidak diinginkan maka seharusnya pemerintah dan penegak hukum segera turun tangan untuk lakukan penertiban secara langsung lokasi Peti tersebut sehingga kedepanya tidak lagi terjadi adanya kerusakan seperti itu.

" Sebetulnya tidak perlu dipinta pemerintah dan penegak hukum utnuk turun tangan karena kondisi tersebut dapat terlihat jelas disepanjang jalan ", pungkasnya.

FIK