![]() |
| KKM UNIBA Hadirkan Rocket Stove dan Papan Edukasi sampah untuk Dukung Pengelolaan Sampah Desa Ranjeng |
Serang - Bpanbanten.com || Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa Kelompok 24 menghadirkan Rocket Stove dan papan edukasi waktu penguraian sampah sebagai upaya mendukung pengelolaan sampah sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan di Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang Banten.
Menurut Meisya Aprilia Koordinator Program menerangkan bahwa program ini berangkat dari masih perlunya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pemilahan dan pengelolaan sampah. Pembangunan Rocket Stove diawali dengan koordinasi bersama Pemerintah Desa, RT.RW, dan masyarakat untuk menentukan lokasi yang sesuai, kemudian dilanjutkan dengan pengadaan bahan dan proses pembangunan.
Selain menghadirkan Rocket Stove, mahasiswa KKM juga memasang papan edukasi mengenai lama waktu sampah terurai.Papan tersebut memuat informasi mengenai waktu yang dibutuhkan berbagai jenis sampah untuk terurai
Rangkaian program kemudian ditutup dengan peresmian Rocket Stove bersama dengan pemerintah desa dan masyarakat sebagai bentuk penyerahan sarana untuk dimanfaatkan dan dijaga bersama.
"Dengan program ini semoga masyarakat dapat memahami dampak sampah terhadap lingkungan dan pentingnya melakukan pemilahan ", terangnya.(20/08/2026).
Dan kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pembangunan sarana, tetapi juga pada peningkatan kesadaran masyarakat dalam mendukung pengelolaan sampah.Melalui edukasi dan papan informasi waktu penguraian sampah, kami juga berharap masyarakat semakin memahami pentingnya memilah dan mengelola sampah tutupnya.
Sementara kepala Desa Ranjeng, Sapta Mulyana, S.Hum., mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKM dalam menghadirkan inovasi bagi lingkungan masyarakat didesanya.
“ Kami mengucapkan terima kasih kepada anak-anak KKM yang tidak pernah lelah menyumbangkan pemikirannya untuk terus berinovasi bagi lingkungan masyarakat.Apa yang dilakukan ini merupakan bentuk kepedulian dan kontribusi nyata yang mudah-mudahan dapat memberikan manfaat bagi Desa Ranjeng,” ujar Sapta Mulyana.
Serta ia berharap fasilitas tersebut dapat terus dimanfaatkan masyarakat setelah masa KKM berakhir.
“ Kami berharap Rocket Stove dan papan edukasi ini dapat dimanfaatkan serta dijaga bersama oleh masyarakat. Mudah-mudahan apa yang telah diberikan dapat terus memberikan manfaat meskipun kegiatan KKM telah selesai ,” pungkasnya.
Sementara menurut Ketua KKM Universitas Bina Bangsa Kelompok 24, Ana Ainun Musyarofah, menegaskan bahwa program tersebut dirancang untuk meninggalkan manfaat yang dapat terus digunakan oleh masyarakat.
“ Kami ingin program ini tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan KKM, tetapi dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi Desa Ranjeng. Rocket Stove menjadi sarana pendukung pengelolaan sampah, sementara papan edukasi diharapkan dapat terus mengingatkan masyarakat tentang pentingnya memilah dan mengelola sampah. Kami berharap keduanya dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama oleh masyarakat,” ujar Ana.
Melalui program tersebut, KKM Universitas Bina Bangsa Kelompok 24 berupaya menghadirkan sarana pengelolaan sekaligus media edukasi lingkungan, sebagai langkah mendorong masyarakat desa Ranjeng untuk lebih peduli terhadap kebersihan dan pengelolaan sampah secara berkelanjutan.
FIK
