![]() |
Audiensi JTR dan Dinkes Hasilkan Sinergi Positif, Masyarakat Diharapkan Lebih Cerdas dalam Memilih Informasi Kesehatan |
TANGERANG – Bpanbanten.com || Himpunan Jurnalis Tangerang Raya (JTR) semakin menunjukkan komitmennya dalam membangun daerah. Kali ini, JTR menggandeng Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang untuk memperkuat penyebaran informasi kesehatan yang akurat dan terpercaya kepada masyarakat. Audiensi yang berlangsung hangat pada Kamis (18/12/2025) ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memerangi hoaks medis yang semakin meresahkan.
Ketua JTR, Ahmad Putra, yang didampingi sejumlah pengurus inti, menyampaikan bahwa audiensi ini bertujuan untuk menjalin sinergi yang lebih erat antara jurnalis dan pemerintah daerah, khususnya dalam bidang kesehatan. "Kami melihat Dinkes sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang benar dan edukatif kepada masyarakat. Dengan kolaborasi ini, kami berharap masyarakat semakin cerdas dalam memilih informasi kesehatan dan tidak mudah termakan hoaks," ujar Ahmad.
Sekretaris JTR, Marinan, menambahkan bahwa Dinkes Kabupaten Tangerang menunjukkan respons positif terhadap audiensi ini, sebagai bukti keterbukaan pemerintah daerah terhadap insan pers. "Kami sangat mengapresiasi respons cepat dan positif dari Dinkes. Ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah juga peduli terhadap pentingnya informasi kesehatan yang akurat," katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tarmizi, MARS, melalui Kasubag Sutiyo M., menyambut baik rencana kolaborasi dengan JTR. "Kami sangat terbuka untuk bekerja sama dengan JTR dalam menyebarluaskan informasi program dan kegiatan di bidang kesehatan. Kami percaya, dengan dukungan media, informasi yang kami sampaikan akan lebih efektif dan menjangkau lebih banyak masyarakat," ujar Sutiyo.
Sinergi antara JTR dan Dinkes Kabupaten Tangerang diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat. Dengan informasi yang akurat dan edukatif, diharapkan masyarakat dapat lebih peduli terhadap kesehatan diri dan keluarga, serta tidak mudah termakan hoaks medis yang dapat membahayakan jiwa.
(Tim JTR)
