![]() |
| Ngopi Kamtibmas": Kapolres Metro Tangerang Kota Sapa Warga, Serap Aspirasi, dan Perkuat Sinergi Jaga Kota Tangerang |
Tangerang Kota – Bpanbanten.com || Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai acara "Ngopi Kamtibmas" yang digelar Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.S.I., bersama warga Kelurahan Poris Jaya, Kecamatan Batuceper, Kamis malam (20/11) pukul 20.00 WIB. Bertempat di Satkamling RW 06 Perum Simprug Di Poris, kegiatan ini menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan aspirasi, berdiskusi langsung dengan Kapolres, dan mempererat tali silaturahmi antara Polri dan masyarakat.
Acara yang diawali dengan doa oleh Ketua Da’i Kamtibmas, KH. Bukhori, S.Ag., ini dihadiri oleh puluhan warga yang antusias menyambut kehadiran Kapolres beserta jajaran. Ketua RW 06, Karyono, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kepedulian Kapolres yang selalu turun langsung ke lapangan untuk mendengarkan keluhan dan masukan dari masyarakat.
Kapolres Paparkan Program Unggulan dan Tantangan Kamtibmas
Dalam arahannya, Kapolres Jauhari menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat warga dan menjelaskan bahwa "Ngopi Kamtibmas" merupakan program Kapolda Metro Jaya untuk memperkuat komunikasi antara polisi dan masyarakat. Beliau juga memaparkan situasi kamtibmas terkini di Kota Tangerang yang relatif kondusif berkat partisipasi aktif warga.
Kapolres juga memperkenalkan Program Jaga Jakarta Plus Plus yang meliputi empat pilar utama: jaga lingkungan, jaga warga, jaga aturan, dan jaga amanah. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan sejahtera.
Menyoroti tantangan keamanan modern, Kapolres menyoroti maraknya kasus kejahatan yang melibatkan anak di bawah umur melalui media sosial. Beliau menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas anak-anak mereka di dunia maya.
Sesi Dialog Interaktif: Warga Curhat, Kapolres Beri Solusi
Sesi tanya jawab menjadi momen yang paling dinantikan oleh warga. Berbagai isu terkait kamtibmas, mulai dari pembatasan penggunaan media sosial pada anak, kemacetan di perlintasan KRL Stasiun Poris, hingga penindakan knalpot brong, dibahas secara terbuka dan konstruktif.
Menanggapi keluhan warga terkait kemacetan, Kapolres menjelaskan bahwa pihaknya telah menempatkan personel di titik-titik rawan kemacetan setiap hari. Terkait penindakan knalpot brong, Kapolres menegaskan bahwa Ops Zebra 2025 sedang berjalan dan penindakan tegas terus dilakukan, termasuk koordinasi dengan Dishub.
Kapolres juga menyoroti maraknya aksi perundungan (bullying) pada anak-anak pelajar akibat pengaruh negatif media sosial. Beliau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli terhadap generasi muda dan mencegah mereka terjerumus ke dalam hal-hal negatif seperti tawuran, balap liar, dan kenakalan remaja lainnya.
"Apabila terdapat gangguan keamanan, jangan ragu untuk menghubungi layanan bebas pulsa 110," pesan Kapolres.
Kegiatan "Ngopi Kamtibmas" ini menjadi bukti nyata kedekatan Polri dengan masyarakat. Melalui dialog yang terbuka dan konstruktif, diharapkan sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Tangerang.
GL
Editor : Ari

