KKM UNIBA Edukasi Warga Desa Ranjeng tentang Hukum, Narkotika, Stunting dan PHBS

KKM UNIBA Edukasi Warga Desa Ranjeng tentang Hukum, Narkotika, Stunting dan PHBS
KKM UNIBA Edukasi Warga Desa Ranjeng tentang Hukum, Narkotika, Stunting dan PHBS
Serang - Bpabanten.com || Kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa Kelompok 24 Desa Ranjeng gelar penyuluhan tentang kesadaran hukum dan bahaya narkotika serta edukasi pencegahan stunting dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi masyarakat Desa Ranjeng.

Kegiatan penyuluhan sadar hukum dan bahaya narkotika ini menyasar remaja dan pemuda dengan mengankat materi mengenai pentingnya menaati aturan, memahami hak dan kewajiban, serta mengenali dampak penyalahgunaan narkotika, dalam kegiatan tersebut, Bidang III Sosial Budaya, Hukum, dan Pemberdayaan Masyarakat juga meluncurkan papan informasi alur pengaduan lingkup desa sebagai media untuk membantu masyarakat memahami mekanisme penyampaian pengaduan secara tepat.

Koordinator program, Rafly Rusmankhadi ditemui disela kegiatan, mengatakan edukasi hukum dan narkotika penting untuk membangun kesadaran generasi muda.

“Kami berharap peserta tidak hanya mengetahui tentang hukum dan bahaya narkotika, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.Kesadaran hukum dan menjauhi narkotika merupakan langkah penting untuk menciptakan generasi yang aman, sehat, dan bertanggung jawab,” ujar Rafly.(16/8/2026).

Sementara itu, melalui program “Gerakan Masyarakat Peduli Stunting dan PHBS”, mahasiswa juga memberikan edukasi langsung kepada perangkat desa, kader Posyandu, RT dan RW, serta masyarakat lain dan khususnya bagi ibu yang memiliki balita stunting kegiatan diisi dengan penyampaian materi, diskusi, dan tanya jawab mengenai pencegahan stunting serta penerapan PHBS di lingkungan keluarga tambanya.

Sementara Koordinator program,Maesya Afrilia, berharap darivkegiatan tersebut dapat mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan keluarga dan lingkungan.

“Saya berharap melalui kegiatan ini masyarakat dapat lebih memahami pentingnya pencegahan stunting dan penerapan PHBS dalam kehidupan sehari-hari dan dari kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepedulian dan peran aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat,” ujar Maesya.

Sapta Mulyana S.Hum. Kepala Desa Ranjeng turut menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa KKM dalam memberikan edukasi dan menghadirkan inovasi bagi masyarakat didesanya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada anak-anak KKM Universitas Bina Bangsa, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk investasi untuk mempersiapkan generasi Indonesia emas di kemudian hari.Mudah-mudahan apa yang diberikan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Ranjeng,” pungkasnya.

FIK