LEBAK – Bpanbanten.com || Kondisi bangunan di SMPN 3 Satap Lebakgedong, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, saat ini dilaporkan sangat memprihatinkan dan berada dalam status membahayakan. Ruang perpustakaan yang saat ini dialihfungsikan sebagai ruang guru mengalami kerusakan parah dan terancam ambruk sewaktu-waktu.
Keluhan tersebut diungkapkan oleh Asep, salah seorang warga setempat yang juga merupakan wali murid di sekolah tersebut. Menurutnya, pemerintah melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Lebak harus segera mengambil langkah nyata untuk melakukan renovasi total atau pembangunan ulang sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Ruangan itu harus segera diperbaiki sebelum roboh menimpa para guru dan muridnya," ujar Asep kepada media, Selasa (14/7/2026).
Asep menerangkan lebih lanjut bahwa kondisi geografis di desanya, termasuk area tempat gedung sekolah berdiri, memiliki karakteristik struktur tanah yang sangat labil. Hal ini menyebabkan tanah sering kali bergeser, hingga mempercepat kerusakan pada konstruksi fisik bangunan sekolah.
Berdasarkan kondisi darurat tersebut, warga dan wali murid mendesak adanya tindakan konkret dari pemerintah atau dinas terkait. Pembangunan ulang disarankan untuk melibatkan tenaga kontraktor profesional agar struktur bangunan baru nantinya lebih kokoh dan mampu menyesuaikan dengan kondisi tanah yang labil. Hal ini dinilai penting agar kegiatan belajar mengajar dan aktivitas para guru dapat kembali berjalan dengan tenang, aman, dan nyaman.
"Pemerintah harus segera bertindak membangun ulang ruang tersebut dengan pelaksana yang profesional agar hasilnya berkualitas," pungkas Asep.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 3 Satap Lebakgedong, Asep Suherman, belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut. Saat jurnalis mencoba melakukan konfirmasi langsung di area sekolah, yang bersangkutan dilaporkan sedang tidak berada di tempat.
FIK
