![]() |
| Kapolres Metro Tangerang Kota |
Tangerang Kota - Bpanbanten.com || Polres Metro Tangerang Kota menggelar Rilis Akhir Tahun 2025 di Mapolres Metro Tangerang Kota, Rabu (31/12/2025). Agenda tahunan ini tidak hanya menjadi laporan seremonial, tetapi juga forum terbuka pertanggungjawaban publik atas kinerja kepolisian dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, serta melayani masyarakat sepanjang tahun 2025.
Rilis akhir tahun tersebut dipimpin langsung Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari, serta dihadiri unsur pimpinan daerah, di antaranya Wali Kota Tangerang Sachrudin, Wakil Wali Kota Tangerang Maryono, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam, dan Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar, disaksikan langsung oleh awak media.
Dalam pemaparannya, Kapolres mengungkapkan bahwa crime total sepanjang 2025 mengalami peningkatan, seiring bertambahnya laporan masyarakat. Kapolres menilai kondisi tersebut sebagai indikator meningkatnya partisipasi publik, khususnya dalam melaporkan kejahatan berbasis digital dan penipuan melalui media sosial, yang selama ini kerap tidak tercatat secara formal.
“Kami menyampaikan data apa adanya. Peningkatan laporan adalah bagian dari keterbukaan dan kesadaran masyarakat untuk menggunakan jalur hukum,” ujar Kapolres.
Namun demikian, peningkatan laporan tersebut juga menjadi tolok ukur kinerja penyidik. Polres Metro Tangerang Kota mencatat 3.846 penanganan perkara sepanjang 2025, yang mencakup kejahatan konvensional hingga tindak pidana dengan dampak luas terhadap keamanan masyarakat. Data ini disampaikan sebagai bentuk akuntabilitas institusi kepada publik dan pemangku kepentingan daerah.
Pada sektor kejahatan konvensional, Polres mencatat fluktuasi pada sejumlah jenis tindak pidana. Adapun kasus narkoba menjadi sorotan utama, khususnya pada semester kedua 2025. Penindakan difokuskan pada peredaran sabu dan obat-obatan terlarang, termasuk obat daftar G, yang dinilai memiliki korelasi langsung dengan meningkatnya tindak kriminal lain dan gangguan kamtibmas.
Sementara itu, di bidang lalu lintas, Polres Metro Tangerang Kota juga secara terbuka memaparkan data kecelakaan dan pelanggaran. Kepolisian mengakui masih adanya keterbatasan sarana prasarana, serta rendahnya tingkat kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas. Minimnya penindakan manual turut menjadi catatan evaluasi internal yang disampaikan ke publik.
Sebagai langkah korektif, Polres Metro Tangerang Kota memastikan akan mengoptimalkan kembali sistem penegakan hukum lalu lintas, baik melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) maupun penindakan manual secara terukur dan selektif, terutama terhadap pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Rilis Akhir Tahun 2025 ini menjadi ruang pengawasan publik, di mana data kinerja kepolisian disampaikan secara terbuka dan dapat diuji oleh masyarakat, media, serta lembaga pengawas. Polres Metro Tangerang Kota menegaskan komitmennya untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan, memperkuat penegakan hukum yang berkeadilan, serta menjaga sinergi dengan pemerintah daerah demi stabilitas keamanan di Kota Tangerang.
Galih
Editor : Ari
