Relawan KSB Temukan Nenek Arti, Hidup Sebatang Kara di Rumah Tak Layak Huni

Relawan KSB Temukan Nenek Arti, Hidup Sebatang Kara di Rumah Tak Layak Huni
Relawan KSB Temukan Nenek Arti, Hidup Sebatang Kara di Rumah Tak Layak Huni
Pandeglang – Bpanbanten.com || Kampung Ciperis, Desa Padaherang, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang dikejutkan dengan penemuan seorang lansia bernama Arti (75) yang hidup seorang diri dalam kondisi memprihatinkan. Nenek Arti, yang masuk kategori warga miskin ekstrem, ditemukan oleh relawan Kampung Siaga Bencana (KSB) dalam sebuah rumah yang tak layak huni.
 
Kondisi Nenek Arti terungkap berkat laporan dari pendamping Program Keluarga Harapan (PKH). Ketua Forum KSB Kabupaten Pandeglang, Beni Madsira, mengungkapkan bahwa Nenek Arti tidak memiliki sanak saudara yang dapat membantunya.
 
"Awalnya kami mendapat laporan dari pendamping PKH tentang adanya lansia berusia 75 tahun yang hidup sebatang kara," ujar Beni.
 
Merespons laporan tersebut, relawan KSB segera bergerak cepat memberikan bantuan berupa selimut, sembako, dan kasur lipat. Selain itu, KSB juga berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat, muspika kecamatan, dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) untuk mencari solusi jangka panjang bagi Nenek Arti.
 
Kisah Nenek Arti ini menjadi tamparan keras bagi kita semua. Di tengah kemajuan zaman, masih ada warga yang hidup dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Semoga dengan adanya perhatian dari berbagai pihak, Nenek Arti dapat segera mendapatkan kehidupan yang lebih layak.

RED

Editor : Ari